Thursday, July 7, 2016

Ketika Engkau Datang



Ketika kamu datang, aku tidak tahu siapa yang mengantarkanmu tiba disini. Entah karena aku kerap melangitkan harap pada hujan atau angin yang membuat jendela kamarku berderit itu. Aku tidak tahu pasti, tapi mungkin kau tidak datang dengan sendirinya, aku yakin ada yang menuntun tangan dan hatimu, ada suara-suara tak kasat mata yang berbisik mempengaruhi akalmu, hingga kau mau saja ada disini. Tempat yang ingin saja kutinggalkan untuk sementara waktu. Tempat yang jauhnya sekian lebarnya lautan. Aku baru saja ingin berkemas kala itu. Ketika ingin pergi itu datang, kehadiranmu menahan langkahku. Siapa kamu?

Ketika kamu datang, siapapun kamu, aku telah berjanji untuk tidak bertanya telah berapa banyak hati yang kau seberangi untuk bisa sampai kesini. Aku faham, jarak ini sudah teramat jauh kau lewati, tentu kau lelah bukan? Akan kubiarkan kau beristirahat, nimatilah hidupmu, jangan khawatirkan apapun, aku menguasai tempat ini.

Ketika kamu datang, aku menahan sekian banyak Tanya untuk kusampaikan, aku takut kau kelimpungan menjawabnya. Maklumlah, aku memang punya sifat buruk, selalu penasaran dengan apapun, termasuk padamu.
Ketika kamu datang banyak hal telah berubah, termasuk tulisan-tulisan ini.