skip to main
|
skip to sidebar
Mengambil Kisah Di Tiap Persinggahan
....Karena bisa jadi kita tak pernah bisa melanjutkan perjalanan lagi...
Follow me on Twitter
Subscribe RSS
Tuesday, June 23, 2015
Posted by
sriwulandarirobbani.blogspot.com
at
9:57 PM
Sesuatu yang kau sematkan padaku, adalah berupa detak detak hidup baru.
Kau tahu apa itu?
0 comments:
Post a Comment
Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Labels
Hati
(3)
Blog Archive
►
2021
(1)
►
July
(1)
►
2019
(1)
►
January
(1)
►
2018
(1)
►
December
(1)
►
2016
(2)
►
July
(2)
▼
2015
(8)
►
December
(1)
►
October
(1)
►
September
(4)
▼
June
(1)
Sesuatu yang kau sematkan padaku, adalah berupa d...
►
February
(1)
►
2014
(19)
►
November
(1)
►
September
(1)
►
July
(5)
►
May
(1)
►
April
(1)
►
March
(10)
►
2013
(41)
►
December
(2)
►
November
(2)
►
August
(10)
►
July
(4)
►
June
(4)
►
May
(5)
►
April
(5)
►
March
(5)
►
February
(1)
►
January
(3)
►
2012
(17)
►
December
(17)
About Me
sriwulandarirobbani.blogspot.com
View my complete profile
Subscribe To
Posts
Atom
Posts
Comments
Atom
Comments
Followers
Total Pageviews
Archive
►
2021
(
1
)
►
July
(
1
)
►
2019
(
1
)
►
January
(
1
)
►
2018
(
1
)
►
December
(
1
)
►
2016
(
2
)
►
July
(
2
)
▼
2015
(
8
)
►
December
(
1
)
►
October
(
1
)
►
September
(
4
)
▼
June
(
1
)
Sesuatu yang kau sematkan padaku, adalah berupa d...
►
February
(
1
)
►
2014
(
19
)
►
November
(
1
)
►
September
(
1
)
►
July
(
5
)
►
May
(
1
)
►
April
(
1
)
►
March
(
10
)
►
2013
(
41
)
►
December
(
2
)
►
November
(
2
)
►
August
(
10
)
►
July
(
4
)
►
June
(
4
)
►
May
(
5
)
►
April
(
5
)
►
March
(
5
)
►
February
(
1
)
►
January
(
3
)
►
2012
(
17
)
►
December
(
17
)
-Kembali, suatu saat nanti-
Search This Blog
Popular Posts
Apakah cinta harus punya alasan?
Apakah harus ada alasan untuk mencintai? Hah, aneh. Pertanyaan ngawur bin gak nyambung plus lebay. But, ini realy realy mengganggu fikiran...
Secangkir Pagi di Hangatnya Kopi
Entah kenapa tak seperti biasa... Menyandingkan secangkir kopi hangat yang masih mengepul di meja kerja Menikmati sendu pagi disisi ment...
Tentang Menikah
Pertanyaan seputar menikah memang tak hanya sekali saja mampir padaku. Bahkan lumayan 'enek' juga menghadapinya. Bukannya enggan be...
Karena Dakwah Adalah Cinta
Seorang ummahat suatu hari pernah bercerita kepadaku, tentang kisah salah seorang murobbyahnya yang berubah drastis selama tidak bertemu....
Ketika Engkau Datang
Ketika kamu datang, aku tidak tahu siapa yang mengantarkanmu tiba disini. Entah karena aku kerap melangitkan harap pada hujan atau ang...
MENANTI HUJAN DALAM KENANGAN TENTANGMU
Aku sangat ingat, bahkan masih sangat lekat diingatan betapa seringnya kita merapal doa diantara jamuan rindu hujan pada bumi. Aku yang se...
Aku tetaplah aku
Ini tetaplah aku, yang terkadang menyebalkan dan tak menyenangkan sedikitpun. Mungkin didalam jalan ini, langkahku ibarat bara yang membuat...
Jarak Antara Mimpi dan Kenyataan.
Mimpi? Itu mah gua banget.. Sudah ntah berapa banyak mimpi yang di orat-arit di buku diari. Ada sekitar 6o-an mungkin, itu yang tertulis, ...
Selalu Embun
Entah kenapa selain hujan yang deras menghujam, kali ini aku begitu merindukan embun. Dan sepagi ini kutemukan rintiknya telah menjadi ce...
Dalam Saung Sederhana Bernama Teduh
Yang kulakukan hanya menatap sendu setiap mata sahabatku. Sama halnya dengan cerita ringan yang mengalir di sisi goyangan lidah. Hari ini m...
Beranda
0 comments:
Post a Comment